Share:

Pada 25 Maret ini komunitas Earth Hour (EH) yang dinaungi oleh WWF (World Wide Fund for Nature) akan melakukan sebuah kampanye. WWF sendiri itu sebuah organisasi non-pemerintah internasional yang menangani masalah-masalah tentang konservasi, penelitian dan restorasi lingkungan gitu Polkageng. Nah anyway EH sendiri itu apa sih?

Baca dulu nih..

Polkageng, lo pernah bayangin ngga sih kalo bumi kita ini sudah tua banget? Lo pernah kepikiran buat ubahnya supaya terus bisa kita hidupi? Sepertinya bakalan susah deh ya kalo rawat bumi segede ini. Tenang aja, lo cuma perlu ikut EH aja, Polkageng. Apa itu EH?

EH itu merupakan sebuah kegiatan yakni mematikan lampu sejam dalam sehari pada Minggu ketiga setiap Bulan Maret Polkageng. Kalo di Indonesia dilakukannya pada pukul 20.30-21.30. Kampanye ini sih masih berfokus di Pulau Jawa dan Bali aja. Karena konsumsi listrik di kedua pulau ini tuh tinggi banget.

Jadi, bagi lo yang tinggal di kedua pulau ini, ayok, Polkageng, mari ikut berjasa bagi bumi!

Tapi tunggu dulu deh, kenapa sih hal ini penting buat Bumi padahal cuma matiin listrik, ngaruhnya apa dah? Beuh, Polkageng! Banyak banget. Nih Polka jabarin.. Polka dapat ini dari website resminya Earth Hour Indonesia, Polkageng.

Tujuan Dari Earth Hour

earth hour
yuk ikutan EH via rappler.com

Earth Hour bertujuan untuk mendorong individu, komunitas, praktisi bisnis, dan pemerintahan yang saling berhubungan untuk menjadi bagian dari perubahan untuk dunia yang berkelanjutan.

Dimulai dengan langkah awal semudah mematikan lampu dan alat elektronik yang nggak terpakai sebagai komitmen hemat energi untuk Bumi, dan juga merupakan momentum menampilkan kepada dunia tentang perilaku hemat energi yang sudah dilakukan.

Perubahan iklim adalah ancaman kehidupan di Bumi akibat pemanasan global. Salah satu cara menunda pemanasan global dan krisis lingkungan lain yaitu dengan mengajak setiap individu untuk mengubah gaya hidup.

Hemat energi = mudah dan murah.

Mulai dari diri sendiri. Dari sekarang.

Mengapa Earth Hour Diselenggarakan di Akhir Bulan Maret?

Earth Hour di Bulan Maret
Ini nih alasannya kenapa setiap Bulan maret via theindependent.com

Pada pertengahan sampai dengan akhir bulan Maret, di beberapa belahan dunia mengalami transisi dari musim semi kemusim gugur sehingga cuaca tersebut paling kondusif bagi semua negara yang ingin berpartisipasi di Earth Hour, karena di beberapa negara nggak perlu menggunakan pendingin atau pemanas ruangan. Begitu, Polkageng.

Apa Arti 60+ ?

earth hour
arti 60+ via http://earthhour.wwf.or.id/

Angka “60” artinya 60 menit fokus pada tindakan positif mengurangi emisi CO2.

Tanda “+” artinya kegiatan EARTH HOUR nggak hanya dilakukan selama 60 menit saja, tapi juga diikuti dengan perubahan gaya hidup setiap hari. Mulai dari menggunakan transportasi publik, bersepeda, hemat air, nggak buang sampah sembarangan, memilah dan daur ulang sampah, hemat kertas, hingga berkebun dan menanam pohon.

Tuh, filosofinya keren banget, ya?

Nah Dengan Lo Mematikan Lampu nih Lo Udah Banyak Menyimpan Energi Buat Bumi Kita Tersayang Ini

Earth Hour
Eart Hour via cbc.ca

1 jam EARTH HOUR oleh 10% penduduk Jakarta itu sama aja sekitar 700 ribu rumah mematikan 2 lampu selama 1 jam

  • 300 MW (cukup untuk mengistirahatkan 1 pembangkit listrik)
  • Setara dengan listrik untuk menyalakan 900 desa
  • Mengurangi beban biaya listrik Jakarta ± Rp 200 juta
  • Mengurangi emisi ± 267 ton CO2
  • Setara dengan daya serap emisi dari 267 pohon (berusia 20 tahun)
  • Setara dengan ketersediaan O2 untuk ± 534 orang

Bayangin, tuh, lo bisa menyegarkan bumi walaupun cuman sejam terbebas dari CO2 yang kerap mengganggu lapisan ozon.

Yap bagi lo yang mau berpartisipasi, cukup ikutin aja kampanye EH. Jangan lupa besok matikan semua lampu dan aliran listrik yang ngga lo pakai. Demi Bumi kok, demi tempat tinggal lo selama ini, Polkageng. Untuk kebaikan bisa kan lo melakukannya?

Selain itu juga, di Earth Hour 2017 kali ini ada kampanye bertajuk #SejutaAksi. Dengan #SejutaAksi ini EH berharap Indonesia akan bebas sampah plastik gitu Polkageng. Nah gerakan ini lebih banyak mengajak orang atau grup untuk membuat atau mendonasikan kaos bekasnya buat dijadikan tas belanja gitu, Polkageng.

Tuh, ikut #SejutaAksi. Aksi ini juga akan terus dilakukan sedikitnya di 30 kota di Indonesia selama setahun sampai Maret 2018. Donasi tas belanja yang terkumpul akan didistribusikan ke supermarket dan pasar tradisional.

Bagaimana Polkageng? Lo pasti tertarik untuk ikut kampanye ini kan? Karena emang Earth Hour ini cara yang mudah dan murah buat lo berkontribusi untuk bumi supaya Bumi terus terawat sampai nanti. Yuk, Peduli!